Ketoprak Margonjreng SULE Super Lezaat
| 16.11 |
KETOPRAK MANTAP MARGONJRENG
SULE "SUPER LEZAT" !!
Hi guys,,,jika kalian sudah mengetahui seluruh daerah Depok terkhusus Margonda. Pasti kalian gak heran dengan gado-gado dan ketoprak yang super lel=zat dan murmer loh..!! . inilah ketoprak margonjreng dengan pemilik yang biasa kita sapa dengan sapaan bang gonjreng. posisi ini tepat sekali berada di depan kampus Politeknik LP3I Depok
.
Gado-gado dan ketoprak Margonjreng kini diburu penikmat kuliner. Menu makanan yang dijual di Jalan Margonda Raya, Depok, ini memang menyajikan menu berbeda dengan umumnya.Menu makanan ketoprak dan gado-gado Margonjreng layaknya gado-gado lain, vegetarian yang sederhana nan dikangeni. Paduan aroma bumbu dan jenis sayur, senantiasa menggoda lidah untuk menikmatinya.
Kita tahu, ketoprak dan gado-gado adalah jenis makanan vegetarian namun dalam penyajianya berbeda. Seperti ketoprak menyajikan makanannya dengan lontong, bihun, toge, tahu, telur rebus dan bumbu kacang.
Sedangkan gado-gado menyajikan dengan menggunakan sayur yang sudah di rebus seperti sayur kacang panjang, mentimun, wortel, selada, kentang, lontong dan biasanya ditambah dengan nasi putih lalu di siram dengan saus kacang.
Nah, untuk ketoprak dan gado-gado Margonjreng, tampilannya ada tambahan yang membedakan dengan makanan sejenis lainnya. Di sini tersedia menu gado gado telur macan, gado-gado ayam suir, gado-gado super otak, dan gado-gado baso goreng. Sebagai “toppingnya” di tambah dengan kerupuk merah.“Menariknya gado-gado di sini menunya berbeda, Mas, enggak kaya ketoprak dan gado-gado lain. Disini ada gado-gado ayam suir, gado-gado super otak, dan gado-gado baso goreng,” ujar Andi salah satu mahasiswa LP3I, Depok.
Hal senada disampaikan Maul, mahasiswa lainnya yang juga keranjingan dengan menu makanan ini. “Bahwa rasa gado-gado di sini enak apa lagi pake nasi kuning,” katanya
“Saya memberikan menu berbeda agar menarik hati pelanggan dan di setiap hari senin dan jumat gado-gado di sini menggunakan nasi kuing dan nasi uduk pokoknya saya tampil berbeda,” ujar Tedy Jabres (34) pemilik warung gerobak Jalan Margonda Raya depan kampus LP3I Depok, Jawa Barat.
Dengan mengeluarkan kocek sebesar Rp 10.000 mahasiswa sudah bisa menikmati makanan ini sedangkan untuk pekerja, Tedy memberikan harga sebesar Rp 12.000. “Mengapa saya menjual dengan harga berbeda, karena saya tahu isi dompet mahasiswa dengan pekerja itu berbeda,” lanjutnya.
Ia membuka warung sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Dalam sehari bapak dua anak ini bisa menghasilkan uang sebesar Rp. 250.000 bahkan lebih. “Ya, Alhamdulilah mas dengan penghasilan segitu cukup untuk ngasih keluarga di kampung setiap bulannya,” tambahnya.
Pria yang akrab di sapa Jabres ini berharap ingin mempunyai warung ketoprak dan gado-gado sendiri tidak menggunakan gerobak lagi. “Dan saya juga berharap bisa menyekolahkan anak-anak saya sampai memasuki perguruan tinggi,” harapnya
Penasaran kan dengan rasanya yang menggelegar, ayoo cobaiin guyss...!!
Muhammad Ibnu Furqaan.



0 komentar:
Posting Komentar