Proposal Mata Kuliah Kewirausahaan II
| 11.55 |
“BURGER
JAMPE”
Disusun
Oleh:
Nama : 1. Indah Safitri
2. Selby Raditya
3. Eka Putri Mardyana
4. Siti Hartinah
5. Mutia Rahayu
6. Melita
7. Muhamad Arif Fahmi
BAB
I
Latar
Belakang
1.1.
Latar Belakang
Fast food adalah
makanan yang terdengar sudah tidak asing
lagi. begitu mendengar nama fast food tersirat
sebuah pengertian yaitu makanan yang disajikan dengan cepat. Sebenarnya fast
food pengertiannya lebih dari makanan yang dibuat dengan cepat dan dapat
dinikmati dalam waktu yang singkat. Jenis makanan yang termasuk fast food adalah pizza, burger, hotdog, french fries, fried
chicken, dan nugget. Tidak hanya
di Amerika dan negara-negara Barat , fast
food juga sudah merambah ke negara-negara Asia termasuk Indonesia.
Fast food dapat mempengaruhi asupan gizi
seseorang. Sebuah penelitian di Amerika Serikat telah menunjukkan beberapa hal
yang mengejutkan. Sebanyak 6212 anak dan remaja yang berusia 4-19 tahun ikut
serta dalam penelitian ini. Dari seluruh sampel terdapat 30% lebih yang
mengonsumsi makanan fast food. Penelitian
ini telah membuktikan bahwa orang yang sering mengonsumsi fast food akan lebih banyak mendapatkan energi, tetapi tidak dengan
zat gizi lainnya. Selain itu, fast food mengandung
jumlah lemak yang besar, sementara nilai gizi dan nutrisinya sedikit, sehingga
tidak disarankan untuk sering mengkonsumsi fast
food karena makanan tersebut tidak baik bagi kesehatan tubuh.
Oleh karena itu, hal tersebut mendasari kami untuk
menciptakan fast food sehat berupa burger yang menggunakan jamur merang dan
tempe sebagai pengganti daging yang biasanya digunakan di dalam
burger, dengan harga yang terjangkau namun tetap memiliki kualitas mutu gizi yang baik.
BAB
II
Company
Profil
2.1. Deskripsi Umum Perusahaan
Nama Perusahaan :
Tanggal Berdiri : 01 Maret 2017
Alamat Perusahaan : Depok
Jenis Perusahaan : Home
Industry
Jumlah Karyawan : 7 Orang
Produk : Burger
Sosial Media : 1.
Blog :
2. Facebook :
3. Instgram :
@burgerjampe
2.2. Riwayat
Perusahaan
Tradisional food merupakan salah satu jenis restoran cepat saji yang
menyajikan hamburger sebagai menu utamanya. Tradisional food didirikan pada
tahun 2016 oleh Muhammad Arief Fahmy dan berpusat di Depok. Pada tahun 2017
tepatnya 01 Maret 201 tradisional food membuka cabang di daerah depok.
2.2.
Nama Produk
Produk yang kami akan ajukan yakni makanan modern yang
di inovasikan menjadi makanan yang tradisional yang berbahan dasar jamur merang
dan tempe dikenal
dengan nama “BURGER JAMPE” nama ini diambil dari burger
jamur tempe, dengan demikian masyarakat tertarik dengan nama
burger jampe yang kami buat.
2.3.
Misi
“Mengembangkan makanan cita rasa tradisional”
2.4.
Visi
1. Menghasilkan
produk yang sehat dan menarik.
2. Menciptkan
produk yang dapat diterima dikalangan
masyarakat.
3. Membuat
cabang usaha kami ke berbagai kota.
2.6. Struktur Organisasi
Job
Descriptions Owner
1.
Mengontrol
segala aktivitas yang terjadi didalam kegiatan usaha
2.
Membuat
rencana bisnis dan budget yang akan dikeluarkan
Financial
Department
1.
Melakukan pencatatan semua transaksi keuangan
kas masuk/kas keluar
2. Mengontrol aktivitas keuangan atau transaksi keuangan perusahaan
3. Membuat laporan mengenai aktivitas keuangan perusahaan
4.
Melakukan Evaluasi budget
Marketing
Dapartment
1.
Melakukan perencanaan strategi pemasaran yang mencakup jenis
produk yang akan dipasarkan, harga pendistribusian, dan promosi dengan
memperhatikan trend pasar dan sumber daya yang tersedia
- Melakukan perencanaan analisis peluang pasar.
- Menciptakan, menumbuhkan, dan memelihara kerja sama yang
baik dengan konsumen.
- Membuat brosur.
Production Department
1.
Menciptakan produk yang berkualitas serta memiliki daya saing
yang tinggi dengan kualitas yang terjamin serta produk yang kreatif dan
inovatif
2.
Merencanakan desain produk yang akan dipasarkan
3.
Memilih bahan-bahan baku yang baik dan berkualitas yang akan
menjamin mutu suatu produk
4.
Menjaga citra rasa dari produk yang dibuat.
BAB
III
STRATEGI
PEMASARAN
Segmentasi
pasar
3.1.
Place
Setiap
usaha pasti memerlukan tempat yang baik dan strategis agar target penjualan
produk dapat tercapai. Dan kami memilih membuka usaha dirumah melalui media social
dan menawarkan langsung kepada teman-teman yang ada dilingkungan dan
kampus-kampus . Menurut kami kampus cukup srategis karena area ini melingkupi mahasiswa/i
yang menunjang pendapatan dari produk kami
dan juga teman-teman bisa langsung dengan mudah
untuk mendapatkan produk kami.
Waktu
Usaha
Setiap usaha selalu ingin produknya dijual selaku mungkin
dipasaran dan tidak menginginkan kerugian. Namun konsumen pada saat ini pula
lebih menyukai makanan yang sehat, mudah, dan cepat didapatkan. Untuk
menghadapi hal tersebut maka waktu usaha yang telah kami manage dengan sebaik
mungkin,
Yakni :
ü Senin-Kamis :
Pukul 10.00 - 21.00 WIB
ü Sabtu-Minggu :
Pukul 09.00 - 21.00 WIB
Produk
Kami
membuat produk BURGER JAMPE tidak
sembarangan karena memiliki beberapa keunggulan diantaranya sebagai berikut :
1) Sehat
dan Bergizi
2)
Kualitas mutunya 100%
baik
3)
Menyehatkan
4)
Dikonsumsi kalangan
manapun & dimanapun
5)
Dalam proses
pembuatannya sangat bersih
6)
Alat dan bahan baku
yang mudah didapatkan
7)
Rasanya sangat lezat
Promotion
Promosi yang saya
lakukan yaitu melalui :
·
Direct selling
(penjualan secara langsung)
·
Media sosial
1.
Sasaran
Pasar
Pada dasarnya sasaran yang saya tuju
untuk usaha saya tidak berkriteria karena usaha kami dapat menempatkan diri
dimana saja, kalangan mana pun, dan dari remaja sampai dewasa.
2.
Target
Pasar
Target
pasaran yang kami tuju ini ialah kepada masyarakat dan Mahasiswa.
3.
Strategi Pasar
Untuk penjualan produk tersebut saya mengambil ruang
lingkup masayarakat daerah Jakarta dan
Depok.
Price
Dalam kegiatan bisnis
kuliner ini, saya memasang target penjualan sebanyak 20 buah per hari. Rincian
anggaran yang saya keluarkan adalah :
Bahan-bahan
1.
Roti
burger Rp. 50.000
2.
Bawang
Bombay Rp. 5000
3.
Saus
cabai Rp. 10.000
4.
Tempe Rp. 15.000
5.
Jamur Rp. 30.000
6.
Tepung
terigu Rp. 6000
7.
Selada,tomat,timun Rp. 10.000
8.
Bumbu
penyedap Rp. 3000
9.
Minyak
goreng Rp.11.000
10.
Telur Rp. 6000
11.
margarin Rp. 5000
12.
Mayones Rp.10.000
Rp.161.000
Peralatan
yang digunakan
1.
Kompor
2.
Pisau
3.
Talenan
4.
Gas
5.
Teplon
6.
Sendok
makan
7.
Mangkok
8.
Penggorengan
9.
Spatula
kayu
10.
Mika
plastik
KEUNTUNGAN
Modal : target penjualan
Rp.161.000 : 20 = Rp. 8.050
Biaya penjualan : Rp
10.000 X 20 = Rp. 200.000
Keuntungan per pcs = Rp. 10.000
- Rp.8.050 = Rp. 1.950
1. Keuntungan per hari
= keuntungan per pcs x target penjualan
= Rp. 1.950
x 20 buah
= Rp 39.000
2. Keuntungan per minggu
=
keuntungan per hari x per minggu
=
Rp 39.000 x 7 hari
= Rp 273.000
3. Keuntungan per bulan
=
keuntungan per minggu x perbulan
=
Rp. 273.000 x 4 minggu
= Rp. 1.092.000
4.
Keuntungan per
tahun
=keuntungan
perr hari x hari efeektif setahun
= Rp. 39.000 x
288
= Rp. 11.232.000
3.2 Analisa SWOT
1. Strength
- Burger jampe menjadi
kekuatan usaha karena masyarakat penasaran sekaligus tertarik dan akhirnya memilih
untuk membeli selain itu juga rasa tidak kalah enak yang menjadi keunggulan
tersendiri untuk produk kami. Karena pembuatan burger jampe terbuat dari jamur
tempe.
-Harga yang lebih
terjangkau
Harga yang kami
tawarkan cukup terjangkau untuk kalangan masyarakat dan mahasiswa. Kami
menawarka produk kami dengan harga Rp10.000.
2. Weakness
-Produk baru ini belum
tentu disukai masyarakat solusinya kami akan terus memasarkan produk kami dan
kami akan sediakan tester untuk costumer.
-produk yang kami
tawarkan mudah berjamur dan basi karena produk kami tidak pake bahan pengawet.
3. Opportunity
Masyarakat suka makanan
yang praktis,lezat dan menyehatkan, kami ambil peluang ini dengan memadukan
antara fast food dengan unsur gizi yang terdapat di kandungan jamur dan tempe.
4. Threat
-muncul pesaingan baru
-mudah ditiru oleh
pesaing
-masyarakat mudah bosen
BAB IV
PROSES
PEMBUATAN DAN PENYAJIAN
4.1.
Bahan-Bahan yang dibutuhkan Burger Jampe adalah sebagai
berikut :
·
Roti burger
·
Tempe
·
Tepung bumbu
·
Bawang Bombay
·
Penyedap rasa / Garam
·
Mayonise
·
Selada
·
Saus cabai
·
Saus Berbeque
·
Minyak goreng
·
Timun
4.2. Alat-alat pembuatan
produk
Alat-alat yang digunakan untuk membuat Burger Jampe adalah sebagai berikut :
·
Wadah
·
Sendok
·
Gas 3 kg
·
Wajan penggorengan dan
Sodet
·
Kompor gas
·
Talenan
·
Pisau
·
Kukusan
4.3.Cara Pembuatan Produk
Burger Jampe
1.
Kukus tempe selama 5
menit atau sampai tempe matang
2.
Kupas bawang putih,
bawang merah lalu haluskan, dan bawang bombay setelah halus tumis hingga matang
3.
Lalu tempe yang sudah matang dan jamur di potong dadu
kecil-kecil selanjutnya dicampur dengan tumisan bawang dan penyedap rasa/garam
secukupnya
4.
Tambahkan kuning telur
2 butir (untuk roti sebanyak 6), tepung terigu dan saus barbeque secukupnya
jangan sampai adonan terlalu lembek, lalu campurkan aduk hingga semua tercampur
rata selanjutnya bentuk adonan menjadi
pipih bulat seperti daging burger pada umumnya
5.
Selanjutnya siapkan
piring yang sudah ditaburi terigu untuk menaruh adonan yang sudah dibentuk.
6.
Panggang dengan api sedang sampai matang/ sampai warna nya coklat
keemasan
7.
Siapkan roti burger
yang telah di panggang sebelumnya, Oleskan margarin pada roti lalu beri isian
selada, burger tempe, timun saus, dan mayonise
8.
Burger Jampe siap dihidangkan
4.4.Penyajian
Burger disajian di
dalam bentuk mika berwarna putih.
BAB
V
PENUTUP
5.1.
Kesimpulan
Burger Jampe ini merupakan produk makanan yang modern namun
bercita rasa tradisional yang sehat, murah, higenis, dan mengenyangkan. Selain
itu produk Burger ini juga merupakan makanan yang hampir sebagian besar disukai
oleh semua kalangan. Keunggulan dari Burger ini yakni terdapat beberapa kandungan
gizi didalamnya seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral yang
aman bagi kesehatan tubuh. Jadi semua kalanganpun dapat mengkonsumsinya tanpa
khawatir kolesterol dan juga akan membuat gemuk karena bahan
burger yang biasanya berbahan dasar daging telah kami ganti dengan bahan dasar
yang sehat yang tidak membuat kolesterol maupun gemuk yaitu menggunakan tempe
dan jamur. Masyarakat pun pada saat ini tidak perlu takut akan makanan yang
simple atau praktis dan kehilangan makanan tradisonalnya, karena kami menyediakan makanan tersebut yang simple, dan murah namun
tetap menyehatkan.
5.2. Saran
Sebuah
keberuntungan akan diraih melalui usaha. Kami ingin memulai sebuah usaha
mulailah dahulu dengan usaha kecil, agar manajerial dapat terlatih, Dan janganlah
takut mengambil resiko, jangan takut rugi, Karena kegagalan adalah awal dari
keberhasilan. Pikirkan secara matang target dan rencana yang ingin dicapai
sesuai dengan modal, dan situasi kondisi yang ada. Belajar dari kesalahan agar
tidak terjerumus dalam kesalahan yang sama.Belajar, semangat, dan terus mencoba.
Semoga proposal
ini bermanfaat bagi pembaca. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
Nama : Selby Raditia
Kelas : AP 202


0 komentar:
Posting Komentar