Yasai Korokke
| 21.26 |
PROPOSAL USAHA
“YASAI KOROKKE“

Kalau Ini Enak Kenapa Harus Yang Lain….
Di susun oleh :
Nama NIM
Annisa Lestari 140113070126
Dalilah Hanum 140113070123
Sriyaumadina 140113070069
Kelas : AP204
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas pertolongan dan
hidayah-Nya yang tak terhingga kepada penyusun sehingga dapat menyusun Proposal Usaha
“YASAI KOROKKE“ ini, untuk diajukan dalam Praktek Proposal Usaha tahun 2016.
Praktek Proposal Penawaran ini merupakan ajang bagi mahasiswa untuk unjuk
keterampilan atau kompetensi di bidang marketing.
“YASAI KOROKKE” merupakan bisnis yang akan kami jalankan dan mudah-mudahan
dapat berkembang serta dapat diaplikasikan nanti pada saat kami benar-benar terjun menjadi
Demikian pengantar ini kami sampaikan, kami mengucapkan terimakasih atas semua
dukungan dan kerjasama yang diberikan hingga selesainya proposal ini.
Depok, 10 Juni 2016
Penyusun
(Kelompok 4)
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN 5
1.1. Latar Belakang 5
1.2. Misi dan Visi 6
1.2.1. Misi 6
1.2.2. Visi 6
1.3. Struktur Organisasi 6
1.4. Tugas dan Fungsi (Job Description) 7
1.4.1. Bagian Produksi 7
1.4.2. Bagian Pemasaran 7
1.4.3. Bagian Administrasi dan Keuangan 7
1.5. Persyaratan (Job Specification) 7
1.5.1. Bagian Produksi 7
1.5.2. Bagian Pemasaran 8
1.5.3. Bagian Adminstrasi dan Keuangan 8
BAB II PEMBAHASAN 9
2.1. Segmentasi Pasar 9
2.1.1. Demografi 9
2.1.2. Psikografi 9
2.1.3. Geografis 9
2.2. Produk 10
2.2.1. Strenght (Kelebihan) 11
2.2.2. Weakness (Kelemahan) 11
2.2.3. Opportunity (Peluang) 11
2.2.4. Threath (Ancaman) 11
2.3. Price (Harga) 11
2.3.1. Strenght (Kelebihan) 11
2.3.2. Weakness (Kelemahan) 11
2.3.3. Opportunity (Peluang) 12
2.3.4. Threath (Ancaman) 12
2.4. Promotion (Promosi) 12
2.4.1. Strenght (Kelebihan) 12
2.4.2. Weakness (Kelemahan) 12
2.4.3. Opportunity (Peluang) 12
2.4.4. Threath (Ancaman) 12
2.5. Place (Tempat/Distribusi) 13
BAB III HARGA 14
BAB I
PENDAHULUAN
Di era modern ini penulis melakukan riset, tentang banyaknya jumlah
pengangguran dan kurangnya pengetahuan di masyarakat, untuk memanfaatkan peluang
bisnis.. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan akan pemanfaatan sumber daya yang
ada dan menyebabkan semakin meningkatnya krisis ekonomi di masyarakat Indonesia.
Banyak masyarakat di era ini tidak memiliki pengetahuaan tentang bagaimana cara
membuka peluang bisnis baru yang menguntungkan dan dapat meningkatkan
Kami menciptakan produk yang memiliki nilai jual, kami membuat makanan
“YASAI KOROKKE” makanan ini berbahan dasar kentang yang sangat mudah di
dapatkan, akan tetapi masyarakat kurang pengolahannya, sehingga tidak menyadari bahwa
kentang ini jika diolah menjadi makanan yang menarik dapat memiliki harga jual yang
cukup tinggi dan banyak ditanam di Indonesia. Kentang tersebut memiliki kandungan
nutrisi, sumber pati, vitamin dan serat. Selain itu berguna juga sebagai pengganti nasi.
Karena kadar gula yang terkandung dalam kentang lebih rendah dibandingkan kadar gula
yang terkandung dalam nasi.
Kentang tumbuh sekitar 12 sampai 18 inci, dan banyak dimanfaatkan umbinya yang
berada didalam tanah. Umbi biasanya berbentuk bulat, oval atau lonjong dan ukurannya
sangat bervariasi. Daging kentang secara umum berwarna terang putih, merah mawar atau
cokelat muda, tergantung pada varietas dan tekstur kelembaban. Ada varietas kentang yang
memiliki tekstur khusus seperti mentega. Dan kami menggunakan daging kentang yang
berwarna cokelat muda. Karena di daerah kami yang banyak ditemui kentang berwarna
Dalam memilih kentang, carilah umbi kentang dengan tekstur yang baik, utuh dan
memiliki lapisan kulit permukaan yang halus, bukan kering. Ummnya memiliki banyak
“mata” pada permukaannya. Hindari kentang yang terasa lembut di tangan, dengan banyak
bekas luka, atau memar. Kentang harus disimpan di tempat yang sejuk, kering dan gelap.
Paparan sinar matahari dan kelembaban yang berlebihan akan menyebabkan kentang dapat
Maka dari itu kami membuka usaha dengan nama “P.T KLADD”. Dan produk
unggulan kami “YASAI KOROKKE”.
Menjadikan usaha ini yang unggul dan agar orang-orang menyukai sayuran.
1. Memberikan pelayanan yang terbaik.
2. Berinovasi dalam mengembangkan bermacam-macam bentuk Yasai Korokke.
1.3. Struktur Organisasi
Dalilah Hanum
Manajer
Sriyaumadina
Produksi
1.4. Tugas dan Fungsi (Job Description)
Dalilah Hanum
Pemasaran
Annisa Lestari
Administrasi Dan Keuangan
1.4.1. Bagian Produksi
1. Memastikan bahan-bahan yang dibeli berkualitas.
2. Memastikan tidak ada bahan-bahan yang berbahaya didalam bahan tersebut.
3. Mencuci bahan makanan harus bersih dan di air yang mengalir.
4. Memotong bahan tersebut sama rata agar terlihat lebih menarik.
5. Menyatukan semua bahan-bahan yang sudah dipersiapkan.
6. Mengaduk semua bahan agar tercampur rata.
7. Menumbuk kentang hingga kalis.
8. Menumis isi dari makanan hingga harum dan matang.
9. Menggoreng bahan tersebut hingga berwarna kuning keemasan dan perhatikan
teksturnya.
1.4.2. Bagian Pemasaran
1. Membuat stiker.
2. Penyajian makanan yang menarik.
3. Mempromosikan produk melalui media sosial.
1.4.3. Bagian Administrasi dan Keuangan
1. Membuat rincian harga.
2. Memastikan pengeluaran dan pemasukan.
3. Menghitung keuntungan yang didapat.
1.5. Persyaratan (Job Specification)
1.5.1. Bagian Produksi
1. Dapat memasak.
2. Mengetahui bahan-bahan yang digunakan.
3. Kreatif dan inovatif.
1.5.2. Bagian Pemasaran
1. Mengerti dan memahami aplikasi untuk mengedit.
2. Kreatif dalam membuat desain produk.
1.5.3. Bagian Adminstrasi dan Keuangan
1. Dapat membuat laporan keuangan.
2. Bertanggung jawab.
3. Teliti.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Segmentasi Pasar
2.1.1. Demografi
Secara pasar kami menjual pada kalangan penggemar kuliner, mahasiswa
dan anak-anak karena dengan sasaran itu kami dapat dengan mudah memperoleh
informasi pasar.
2.1.2. Psikografi
Yasai korokke membidik sasaran masyarakat dari segmentasi yang tidak
terlalu menyukai sayuran dan produk kami memiliki berbagai bentuk variasi yang
berbeda.
2.1.3. Geografis
1. Wilayah yang kita jadikan target yaitu wilayah Depok dan sekitarnya.
Alasannya karena selama ini olahan kentang hanya digunakan untuk bahan
masakan berkuah dan gurih.
2. Kami mencari apa yang diinginkan masyarakat makanan yang unik, maka kami
memanfaatkannya dengan cara membuat makanan yang terbuat dari bahan baku
kentang.
2.2. Produk
Produk yang kami jual adalah “Yasai Korokke” yang merupakan makanan selingan
sehari-hari.
1. Bahan Baku Produk
1)
2) Terigu terigu
3) Telur
4) Susu bubuk
5) Kentang
6) Tepung maizena
7) Tepung panir
8) Mika
9) Minyak
10) Garam
11) Wortel
12) Buncis
13) Brokoli
14) Bawang merah
15) Bawang putih
16) Pala bubuk
17) Merica
18) Penyedap rasa
2. Proses Pembuatan
1) Bersihkan kentang, wortel, buncis dan brokoli lalu cuci sampai bersih.
2) Kukus kentang hingga matang.
3) Setelah kentang matang dinginkan dahulu lalu tumbuk hingga halus.
4) Tumiskan wortel, buncis dan brokoli lalu tunggu sampai matang dan jangan lupa
masukkan bawang putih, bawang merah, pala bubuk, garam, gula, merica.
5) Setelah matang lalu diamkan hingga dingin.
6) Setelah kentang halus lalu tambahkan dengan 1 sdm susu bubuk, tepung maizena
dan ¼ sdt pala bubuk lalu aduk hingga tercampur rata.
7) Bentuk kentang sesuai selera dan masukan isiannya.
8) Lalu taburi dengan terigu, telur dan tepung panir.
9) Lalu goreng hingga matang.
10) Sajikan dalam kemasan.
2.2.1. Strenght (Kelebihan)
1. Produk ini cocok untuk masyarakat yang menyukai sayuran dan yang tidak
menyukai sayuran.
2. Produk tidak menggunakan bahan kimia.
3. Bentuk variasinya bermacam-macam.
4. Produk ini bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat.
2.2.2. Weakness (Kelemahan)
1. Produk tidak tahan lama.
2. Mudah ditiru karena proses pembuatannya yang sangat mudah.
2.2.3. Opportunity (Peluang)
1. Produk ini akan diterima di pasaran karena masih jarang produsen yang
menawarkan produk yang sama.
2. Produk ini mampu bersaing di pasaran.
2.2.4. Threath (Ancaman)
Adanya pesaing yang yang menjual produk ini dengan harga yang lebih murah.
2.3. Price (Harga)
Harga perporsi Rp. 6.000,00 karena harga ini sangat terjangkau dan relative murah.
2.3.1. Strenght (Kelebihan)
1. Harga terjangkau untuk semua kalangan masyarakat.
2. Produk ini dapat menghasilkan keuntungan yang bisa menggantikan modal
awal.
2.3.2. Weakness (Kelemahan)
Banyak yang beranggapan harga produk ini terlalu mahal.
2.3.3. Opportunity (Peluang)
Dengan harga yang terjangkau mudah bersaing di dunia pasar.
2.3.4. Threath (Ancaman)
Sudah banyak pesaing yang menjual dengan harga yang lebih murah.
2.4. Promotion (Promosi)
Dalam melakukan promosi produk ini dengan menempelkan stiker di sekitar
Kampus LP3I Depok dan lingkungan sekitar kampus. Dan mempromosikannya melalui
sosial media seperti instragram.
2.4.1. Strenght (Kelebihan)
1. Untuk orang yang mencari produk ini dapat dicari dengan mudah di sosial
media.
2. Jika ingin memesan dapat langsung menghubungi contact person yang ada di
sosial media.
2.4.2. Weakness (Kelemahan)
1. Bagi masyarakat yang tidak bisa menggunakan media sosial tidak bisa memesan
produk ini dan melihat produk ini di sosial media.
2. Faktor lokasi yang kurang strategis.
2.4.3. Opportunity (Peluang)
Banyak orang yang dengan mudah mendapatkan produk ini melalui sosial media.
2.4.4. Threath (Ancaman)
1. Mudah ditiru.
2. Mudah di hack di sosial media.
2.5. Place (Tempat/Distribusi)
Tempat yang kami pilih yaitu Kampus LP3I Depok, karena letaknya yang strategis
dekat dengan jalan raya.
BAB III
HARGA
Biaya Bahan :
Kentang 1 kg 9000/kg Rp 9,000
Brokoli 3 bongkol 3000/kg Rp 9,000
Buncis ¼ kg 2000/kg Rp 2,000
Wortel ½ kg 2000/kg Rp 2,000
Minyak Goreng 1 liter 8000/kg Rp 8,000
Tepung Terigu ½ kg 6000/kg Rp 6,000
Tepung Panir ¼ kg 4000/kg Rp 4,000
Susu Shacet 1 shacet 2000/shacet Rp 2,000
Telur 2 butir 4000/buah Rp 4,000
Pala Bubuk 1 shacet 500/shacet Rp 500
Garam 1 shacet 500/shacet Rp 500
Merica Bubuk 1 shacet 1000/shacet Rp 1,000
Penyedap Rasa 1 shacet 500/shacet Rp 1,000
Rp 49,000
Biaya Pemasaran :
Stiker 1 lembar Rp 1,000 Rp 1,000
Kemasan 15 pcs Rp 1,000 Rp 2,500
Rp 3,500
Biaya Peralatan :
Gas Rp 15,000
Total Rp 67,500
Rp 67,500 x 30% = Rp 20,250
Rp 67,500 + Rp 20,250 = Rp 87,750 / 15 = Rp 5,850
= Rp 87,750 / 15 = Rp 6,000/pcs
Lampiran
DALILAH HANUM
“YASAI KOROKKE“
Kalau Ini Enak Kenapa Harus Yang Lain….
Di susun oleh :
Nama NIM
Annisa Lestari 140113070126
Dalilah Hanum 140113070123
Sriyaumadina 140113070069
Kelas : AP204
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas pertolongan dan
hidayah-Nya yang tak terhingga kepada penyusun sehingga dapat menyusun Proposal Usaha
“YASAI KOROKKE“ ini, untuk diajukan dalam Praktek Proposal Usaha tahun 2016.
Praktek Proposal Penawaran ini merupakan ajang bagi mahasiswa untuk unjuk
keterampilan atau kompetensi di bidang marketing.
“YASAI KOROKKE” merupakan bisnis yang akan kami jalankan dan mudah-mudahan
dapat berkembang serta dapat diaplikasikan nanti pada saat kami benar-benar terjun menjadi
Demikian pengantar ini kami sampaikan, kami mengucapkan terimakasih atas semua
dukungan dan kerjasama yang diberikan hingga selesainya proposal ini.
Depok, 10 Juni 2016
Penyusun
(Kelompok 4)
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN 5
1.1. Latar Belakang 5
1.2. Misi dan Visi 6
1.2.1. Misi 6
1.2.2. Visi 6
1.3. Struktur Organisasi 6
1.4. Tugas dan Fungsi (Job Description) 7
1.4.1. Bagian Produksi 7
1.4.2. Bagian Pemasaran 7
1.4.3. Bagian Administrasi dan Keuangan 7
1.5. Persyaratan (Job Specification) 7
1.5.1. Bagian Produksi 7
1.5.2. Bagian Pemasaran 8
1.5.3. Bagian Adminstrasi dan Keuangan 8
BAB II PEMBAHASAN 9
2.1. Segmentasi Pasar 9
2.1.1. Demografi 9
2.1.2. Psikografi 9
2.1.3. Geografis 9
2.2. Produk 10
2.2.1. Strenght (Kelebihan) 11
2.2.2. Weakness (Kelemahan) 11
2.2.3. Opportunity (Peluang) 11
2.2.4. Threath (Ancaman) 11
2.3. Price (Harga) 11
2.3.1. Strenght (Kelebihan) 11
2.3.2. Weakness (Kelemahan) 11
2.3.3. Opportunity (Peluang) 12
2.3.4. Threath (Ancaman) 12
2.4. Promotion (Promosi) 12
2.4.1. Strenght (Kelebihan) 12
2.4.2. Weakness (Kelemahan) 12
2.4.3. Opportunity (Peluang) 12
2.4.4. Threath (Ancaman) 12
2.5. Place (Tempat/Distribusi) 13
BAB III HARGA 14
BAB I
PENDAHULUAN
Di era modern ini penulis melakukan riset, tentang banyaknya jumlah
pengangguran dan kurangnya pengetahuan di masyarakat, untuk memanfaatkan peluang
bisnis.. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan akan pemanfaatan sumber daya yang
ada dan menyebabkan semakin meningkatnya krisis ekonomi di masyarakat Indonesia.
Banyak masyarakat di era ini tidak memiliki pengetahuaan tentang bagaimana cara
membuka peluang bisnis baru yang menguntungkan dan dapat meningkatkan
Kami menciptakan produk yang memiliki nilai jual, kami membuat makanan
“YASAI KOROKKE” makanan ini berbahan dasar kentang yang sangat mudah di
dapatkan, akan tetapi masyarakat kurang pengolahannya, sehingga tidak menyadari bahwa
kentang ini jika diolah menjadi makanan yang menarik dapat memiliki harga jual yang
cukup tinggi dan banyak ditanam di Indonesia. Kentang tersebut memiliki kandungan
nutrisi, sumber pati, vitamin dan serat. Selain itu berguna juga sebagai pengganti nasi.
Karena kadar gula yang terkandung dalam kentang lebih rendah dibandingkan kadar gula
yang terkandung dalam nasi.
Kentang tumbuh sekitar 12 sampai 18 inci, dan banyak dimanfaatkan umbinya yang
berada didalam tanah. Umbi biasanya berbentuk bulat, oval atau lonjong dan ukurannya
sangat bervariasi. Daging kentang secara umum berwarna terang putih, merah mawar atau
cokelat muda, tergantung pada varietas dan tekstur kelembaban. Ada varietas kentang yang
memiliki tekstur khusus seperti mentega. Dan kami menggunakan daging kentang yang
berwarna cokelat muda. Karena di daerah kami yang banyak ditemui kentang berwarna
Dalam memilih kentang, carilah umbi kentang dengan tekstur yang baik, utuh dan
memiliki lapisan kulit permukaan yang halus, bukan kering. Ummnya memiliki banyak
“mata” pada permukaannya. Hindari kentang yang terasa lembut di tangan, dengan banyak
bekas luka, atau memar. Kentang harus disimpan di tempat yang sejuk, kering dan gelap.
Paparan sinar matahari dan kelembaban yang berlebihan akan menyebabkan kentang dapat
Maka dari itu kami membuka usaha dengan nama “P.T KLADD”. Dan produk
unggulan kami “YASAI KOROKKE”.
Menjadikan usaha ini yang unggul dan agar orang-orang menyukai sayuran.
1. Memberikan pelayanan yang terbaik.
2. Berinovasi dalam mengembangkan bermacam-macam bentuk Yasai Korokke.
1.3. Struktur Organisasi
Dalilah Hanum
Manajer
Sriyaumadina
Produksi
1.4. Tugas dan Fungsi (Job Description)
Dalilah Hanum
Pemasaran
Annisa Lestari
Administrasi Dan Keuangan
1.4.1. Bagian Produksi
1. Memastikan bahan-bahan yang dibeli berkualitas.
2. Memastikan tidak ada bahan-bahan yang berbahaya didalam bahan tersebut.
3. Mencuci bahan makanan harus bersih dan di air yang mengalir.
4. Memotong bahan tersebut sama rata agar terlihat lebih menarik.
5. Menyatukan semua bahan-bahan yang sudah dipersiapkan.
6. Mengaduk semua bahan agar tercampur rata.
7. Menumbuk kentang hingga kalis.
8. Menumis isi dari makanan hingga harum dan matang.
9. Menggoreng bahan tersebut hingga berwarna kuning keemasan dan perhatikan
teksturnya.
1.4.2. Bagian Pemasaran
1. Membuat stiker.
2. Penyajian makanan yang menarik.
3. Mempromosikan produk melalui media sosial.
1.4.3. Bagian Administrasi dan Keuangan
1. Membuat rincian harga.
2. Memastikan pengeluaran dan pemasukan.
3. Menghitung keuntungan yang didapat.
1.5. Persyaratan (Job Specification)
1.5.1. Bagian Produksi
1. Dapat memasak.
2. Mengetahui bahan-bahan yang digunakan.
3. Kreatif dan inovatif.
1.5.2. Bagian Pemasaran
1. Mengerti dan memahami aplikasi untuk mengedit.
2. Kreatif dalam membuat desain produk.
1.5.3. Bagian Adminstrasi dan Keuangan
1. Dapat membuat laporan keuangan.
2. Bertanggung jawab.
3. Teliti.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Segmentasi Pasar
2.1.1. Demografi
Secara pasar kami menjual pada kalangan penggemar kuliner, mahasiswa
dan anak-anak karena dengan sasaran itu kami dapat dengan mudah memperoleh
informasi pasar.
2.1.2. Psikografi
Yasai korokke membidik sasaran masyarakat dari segmentasi yang tidak
terlalu menyukai sayuran dan produk kami memiliki berbagai bentuk variasi yang
berbeda.
2.1.3. Geografis
1. Wilayah yang kita jadikan target yaitu wilayah Depok dan sekitarnya.
Alasannya karena selama ini olahan kentang hanya digunakan untuk bahan
masakan berkuah dan gurih.
2. Kami mencari apa yang diinginkan masyarakat makanan yang unik, maka kami
memanfaatkannya dengan cara membuat makanan yang terbuat dari bahan baku
kentang.
2.2. Produk
Produk yang kami jual adalah “Yasai Korokke” yang merupakan makanan selingan
sehari-hari.
1. Bahan Baku Produk
1)
2) Terigu terigu
3) Telur
4) Susu bubuk
5) Kentang
6) Tepung maizena
7) Tepung panir
8) Mika
9) Minyak
10) Garam
11) Wortel
12) Buncis
13) Brokoli
14) Bawang merah
15) Bawang putih
16) Pala bubuk
17) Merica
18) Penyedap rasa
2. Proses Pembuatan
1) Bersihkan kentang, wortel, buncis dan brokoli lalu cuci sampai bersih.
2) Kukus kentang hingga matang.
3) Setelah kentang matang dinginkan dahulu lalu tumbuk hingga halus.
4) Tumiskan wortel, buncis dan brokoli lalu tunggu sampai matang dan jangan lupa
masukkan bawang putih, bawang merah, pala bubuk, garam, gula, merica.
5) Setelah matang lalu diamkan hingga dingin.
6) Setelah kentang halus lalu tambahkan dengan 1 sdm susu bubuk, tepung maizena
dan ¼ sdt pala bubuk lalu aduk hingga tercampur rata.
7) Bentuk kentang sesuai selera dan masukan isiannya.
8) Lalu taburi dengan terigu, telur dan tepung panir.
9) Lalu goreng hingga matang.
10) Sajikan dalam kemasan.
2.2.1. Strenght (Kelebihan)
1. Produk ini cocok untuk masyarakat yang menyukai sayuran dan yang tidak
menyukai sayuran.
2. Produk tidak menggunakan bahan kimia.
3. Bentuk variasinya bermacam-macam.
4. Produk ini bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat.
2.2.2. Weakness (Kelemahan)
1. Produk tidak tahan lama.
2. Mudah ditiru karena proses pembuatannya yang sangat mudah.
2.2.3. Opportunity (Peluang)
1. Produk ini akan diterima di pasaran karena masih jarang produsen yang
menawarkan produk yang sama.
2. Produk ini mampu bersaing di pasaran.
2.2.4. Threath (Ancaman)
Adanya pesaing yang yang menjual produk ini dengan harga yang lebih murah.
2.3. Price (Harga)
Harga perporsi Rp. 6.000,00 karena harga ini sangat terjangkau dan relative murah.
2.3.1. Strenght (Kelebihan)
1. Harga terjangkau untuk semua kalangan masyarakat.
2. Produk ini dapat menghasilkan keuntungan yang bisa menggantikan modal
awal.
2.3.2. Weakness (Kelemahan)
Banyak yang beranggapan harga produk ini terlalu mahal.
2.3.3. Opportunity (Peluang)
Dengan harga yang terjangkau mudah bersaing di dunia pasar.
2.3.4. Threath (Ancaman)
Sudah banyak pesaing yang menjual dengan harga yang lebih murah.
2.4. Promotion (Promosi)
Dalam melakukan promosi produk ini dengan menempelkan stiker di sekitar
Kampus LP3I Depok dan lingkungan sekitar kampus. Dan mempromosikannya melalui
sosial media seperti instragram.
2.4.1. Strenght (Kelebihan)
1. Untuk orang yang mencari produk ini dapat dicari dengan mudah di sosial
media.
2. Jika ingin memesan dapat langsung menghubungi contact person yang ada di
sosial media.
2.4.2. Weakness (Kelemahan)
1. Bagi masyarakat yang tidak bisa menggunakan media sosial tidak bisa memesan
produk ini dan melihat produk ini di sosial media.
2. Faktor lokasi yang kurang strategis.
2.4.3. Opportunity (Peluang)
Banyak orang yang dengan mudah mendapatkan produk ini melalui sosial media.
2.4.4. Threath (Ancaman)
1. Mudah ditiru.
2. Mudah di hack di sosial media.
2.5. Place (Tempat/Distribusi)
Tempat yang kami pilih yaitu Kampus LP3I Depok, karena letaknya yang strategis
dekat dengan jalan raya.
BAB III
HARGA
Biaya Bahan :
Kentang 1 kg 9000/kg Rp 9,000
Brokoli 3 bongkol 3000/kg Rp 9,000
Buncis ¼ kg 2000/kg Rp 2,000
Wortel ½ kg 2000/kg Rp 2,000
Minyak Goreng 1 liter 8000/kg Rp 8,000
Tepung Terigu ½ kg 6000/kg Rp 6,000
Tepung Panir ¼ kg 4000/kg Rp 4,000
Susu Shacet 1 shacet 2000/shacet Rp 2,000
Telur 2 butir 4000/buah Rp 4,000
Pala Bubuk 1 shacet 500/shacet Rp 500
Garam 1 shacet 500/shacet Rp 500
Merica Bubuk 1 shacet 1000/shacet Rp 1,000
Penyedap Rasa 1 shacet 500/shacet Rp 1,000
Rp 49,000
Biaya Pemasaran :
Stiker 1 lembar Rp 1,000 Rp 1,000
Kemasan 15 pcs Rp 1,000 Rp 2,500
Rp 3,500
Biaya Peralatan :
Gas Rp 15,000
Total Rp 67,500
Rp 67,500 x 30% = Rp 20,250
Rp 67,500 + Rp 20,250 = Rp 87,750 / 15 = Rp 5,850
= Rp 87,750 / 15 = Rp 6,000/pcs
Lampiran
DALILAH HANUM




0 komentar:
Posting Komentar