Outing Class at Museum Bank Indonesia

shares |


Bank dan Lembaga Keuangan adalah  mata kuliah yang au pelajari di semester tiga dengan dosen pembimbing Bapak Dachi.

Di mata kuliah ini, aku dan teman-teman AP-203 mengunjungi Museum Bank Indonesia. Museum Bank Indonesia adalah sebuah  museum di  Jakarta, Indonesia yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No.3, Jakarta Barat (depan stasiun BeOS Kota), dengan menempati area bekas gedung Bank Indonesia Kota yang merupakan cagar budaya peninggalan De Javasche Bank yang beraliran neo-klasikal, dipadu dengan pengaruh lokal, dan dibangun pertama kali pada tahun  1828 .
     
Museum ini menyajikan informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953 dan kebijakan-kebijakan Bank Indonesia, meliputi pula latar belakang dan dampak kebijakan Bank Indonesia bagi masyarakat sampai dengan tahun 2005. penyajiannya dikemas sedemikian rupa dengan memanfaatkan teknologi modern dan multi media, seperti display elektronik, panel statik, televisi plasma, dan diorama sehingga menciptakan kenyamanan pengunjung dalam menikmati Museum Bank Indonesia. Selain itu ada pula fakta dan koleksi benda bersejarah pada masa sebelum terbentuknya Bank Indonesia, seperti pada masa kerajaan-kerajaan Nusantara, antara lain berupa koleksi uang numismatik yang ditampilkan juga secara menarik.  Museum Bank Indonesia buka setiap hari kecuali Senin dan hari libur nasional dan mengunjunginya tidak dipungut biaya.
Museum Bank Indonesia

Museum Bank Indonesia terdiri dari dua lantai yang dapat dieksplorasi oleh pengunjung. Lantai pertama terdiri dari pintu masuk utama, pintu masuk belakang, ruang produksi, dan distribusi uang perpustakaan serta kafe museum. Sementara itu, lantai kedua terdiri dari lobi, ruang penitipan barang, ruang pelayanan pengunjung, ruang lokakarya teater, ruang pengantar sejarah, pra BI serta ruang pameran tetap, serta ruang emas.
Saat pertama masuk, aku dan teman-teman terlebih dahulu mendapatkan "kuliah singkat" oleh salah satu Bapak yang bekerja di Museum Bank Indonesia. Dia menjelaskan tentang Kelembagaan dan Peranan Bank Indonesia dari zaman dahulu sampai sekarang. Dia juga menceritakan tentang Krisis Moneter yang pernah terjadi di Indonesia. Kami juga berkesempatan untuk mendapatkan sesi tanya jawab. Kuliah singkat ini berlansung sekitar 2-3 jam. 

Setelah selesai, kami langsung menuju lantai dua karena tempat pemeran tetap koleksi yang ada di museum ini ada di lantai dua. Sebelum masuk saya dan teman-teman pun terlebih dahulu menitipkan tas di tempat penitipan barang. Lalu setelah itu, kami pergi ke ruang pelayanan pengunjung dimana saat disana kami diberikan semacam tiket masuk untuk melihat-lihat pameran.


Lalu, saat pertama masuk kami melihat 12 ruang transaksi bank zaman dahulu. Dan disebelahnya ada monumen peresmian museum.
Ada berbagai macam peninggalan, fasilitas dan informasi sejarah yang dapat ditemukan di Museum Bank Indonesia, seperti mata uang baru, kursi koin, pintu baja, koleksi uang dari berbagai dunia dan tahun, informasi sejarah, bank tempo doeloe, karya - karya yang seru dan lucu , ruang teater dan taman luas di tengah - tengah gedung.
Ada juga logo dari Bank Indonesia sempat berubah-ubah dari waktu ke waktu, sampai logo dari Bank Indonesia yang dipakai sekarang. Kami pergi ke ruang tempat penyimpanan emas. Disana, tedapat banyak emas batangan yang disimpan di dalam sebuah lemari kaca besar. Di Museum Bank Indonesia banyak sekali pengetahuan yang dapat saya ambil. Saya jadi mengetahui bagaimana  sejarah panjang dalam dunia perbankan di Indonesia. Terimakasih kepada bapak Dachi yang telah memberikan kesempatan kepada saya dan teman-teman untuk mengunjungi Museum Bank Indonesia.



By : Putri Lestari

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar