OBSERVASI ENTREPRENEURSIP PASAR PAGI JUANDA

shares |



( wirausahawan yang menjual makanan timur tengah dan fresh dodol ) 


Pagi itu, tepatnya hari minggu kami sekelas mengadakan outing class yang bertujuan mencari berita dan informasi tentang para Entrepreneur di pasar pagi Juanda. nah, kali ini saya menemukan seorang entrepeneur yan kelihatan menjual dagangan yang sebenarnya sudah biasa tetapi terlihat unik dan menarik. nama Entrepreneur tersebut aalah Ibu Nur, beliau berusia sekitar 53 tahun. beliau menjual makanan khas Timur Tengah dan Dodol Betawi Asli,  lantas apakah yang membuat menarik dan unik? beliau menyuguhkan "atraksi" pembuatan dodol secara langsung di tempatnya berjualan. kuali yang begitu besarnya ia tempatkan persis disebelah meja nya berjualan, lalu ia dan beberapa karyawannya membuat dodol tersebut ditempat. para pengunjung banyak yang tertarik untuk membeli atau hanya untuk sekedar melihat saja. namun cara itu justru membuat minat mereka untuk membeli lebih besar hingga akhirnya mereka tergiur untuk membeli makanan dan dodol yang ibu Nur jual karena terkesima oleh atraksi pembuatan dodol secara langsung tesebut. bahkan semua orang yang datang untuk melihat diberika tester dodol yang sedang dibuat agar mereka dapat merasakan sensasi fresh dodol yang sedah diolah itu.
berikut antusis para pengunjung yang merapat ke lahan Ibu Nur :

( antusisme para pengunjung pasar pagi Juanda yan berkunjung ke lapak Ibu Nur ) 

melihat para karyawan Ibu Nur membuat dodol rasanya sangat tertarik untuk mencoba membuat nya walau hanya sekedar mengaduk nya saja :D

( saya mencoba mengaduk dodol ) 

jadi, sebagai wirausaha / entrepreneur kita harus bisa melihat segala peluang yang ada dan memanfaatkan ide - ide unik untuk menarik minat pembeli agar mengunjungi dan membeli apa yang kita jual, walaupun yang kita jual adalah hal yang biasa tetapi ide dan taktik mengemasnya adlah faktor penting untuk menarik konsumen,

( saya dan Ibu Nur menyempatkan berfoto bersama )



Writer : NATASIA KUSUMA N A
Class  : A.P 203





Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar