LAPORAN HASIL OBSERVASI DI PASAR KAGET JUANDA

shares |


LAPORAN KEWIRAUSAHAAN II
HASIL OBSERVASI
Disusun Oleh  :

Nama Mahasiswa        : Ceashia Kristy Indrsarai
                     Jurusan                         : Administrasi Perkantora
                      NIM                            : 140113070132

  Dosen :
Dra.Juliati Sjarief,MBA.,M.Si

POLITEKNIK LP3I JAKARTA-KAMPUS DEPOK
Jl.Margonda Raya No.274, Depok. Telp. (021) 7751259, 77205620,Fax. (021)77205619. www.depok.politekniklp3i-jkt.ac.id



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga tersusunnya tugas laporan yang berjudul  “  KEWIRAUSAHAAN II “.
Dalam menyusun laporan ini, tidaklah mudah dengan keterbatasan ilmu yang saya punya , namun berkat dukungan,dorongan dan semangat dari orang terdekat , sehingga Saya mampu menyelesaikannya . Oleh karena itu Saya ingin mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnnya kepada :
  1. Ibu dan Ayah, atas semua doa’ dan bantuan financial.  
  2. Dra.Juliati Sjarief, MBA,M.Si. selaku  dosen dari Kewirausahaan II yang telah memberikan ilmu kepada saya.
  3. Teman-teman AP-204 yang telah memberikan semangat dan motivasi serta saling sharing untuk menyelesaikan laporan  ini.   
Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam laporan  ini. Oleh karena itu kritikan dan saran yang membangun saya butuhkan, agar dapat memperbaiki di kemudian hari. Semoga laporan “ KEWIRAUSAHAAN II “ ini bermanfaat bagi para pembaca.




Depok,15 Maret 2016



Ceashia kristy Indrasari





BAB I
PENDAHULUAN
1.1              Latar Belakang

Di masa moderen seperti saat ini, kita harus mempunyai inovasi dan terobosan baru dalam hal pengembangan usaha. Karena pada saat ini merupakan pasar bebas, dimana setiap orang berlomba-lomba dalam mendapatkan keuntungan. Saat ini kita melihat masalah di Indonesia semakin kompleks. Permasalahan tersebut seakan telah menjadi bagian yang susah dipisahkan dengan rakyat Indonesia. Mulai dari permasalahan kemiskinan, pendidikan, keamanan, atau juga masalah pengangguran.Oleh karena itu banyak orang yang berwirausaha, mendirikan home industri, membuka kedai makanan dll. Tapi, sayangnya orang-orang yang berwirausaha tersebut tidak bertahan lama karena mengalami kebangkrutan. Kebangkrutan itu disebabkan miniminya ide dalam menghasilkan terobosan dan inovasi baru dalam pengembangan usahanya.

Oleh karena itu kita harus mempunyai skill khusus dalam mengembangkan kreativitas dalam berwirausaha. Laporan ini akan menitik beratkan pada peluang dalam berwirausaha dan pengembangan ide-ide dari usaha retail yang sudah ada. Sebagaimana kita tahu sebuah inovasi akan membuka sebuah peluang usaha baru yang tentunya lebih baik dibandingkan usaha yang telah ada sebelumnya. Oleh karena itu, kami berusaha membahas lebih jauh mengenai pengembangan ide wirausaha dengan melakukan observasi, khususnya dibidang kuliner yaitu usaha Zupa Soup & Macaroni Bakar. Makanan ini banyak digemari oleh masyarakat karena mkanan tersebut merupakan makanan yang asing bagi orang indonesia dan unik. Oleh karena itu apabila kita mengembangkan usaha ini secara serius kita bisa mendapatkan keuntungan yang besar. Dengan keadaan yang semakin sulit untuk mencari lapangan pekerjaan, kita harus jeli dalam memanfaatkan peluang yang ada khususnya dalam hal bisnis, kita harus mengubah mindset kita dari job seeker(pencari pekerjaan) menjadi  job creator (pencipta lapangan pekerjaan).














1.2              Tujuan
Laporan observasi ini bertujuan untuk :
·         Memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan
·         Menambah pengetahuan kepada mahasiswa di bidang kewirausahaan
·         Mengubah pemikiran mahasiswa bahwa dunia kerja tidak hanya menjadi pegawai tetapi terdapat bidang lain yaitu sebagai pengusaha
·         Memberi pelajaran untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan
·         Menambah berbagi pengalaman tentang bidang kewirausahaan dari pengusaha-pengusaha sukses



1.3              Waktu dan Pelaksanaan
Kegitan observasi ini dilaksanakan pada tanggal 21 Febuari 2016 di Jl.H.Juanda Pasar Kaget Juanda “Zupa Soup & Macaroni Bakar” milik Ibu Atika.







BAB II
KAJIAN PUSTAKA           

Dalam laporan ini kemampuan untuk menolong diri sendiri dan sesama sangat diperlukan. Kemampuan semacam ini baru dapat diberikan oleh mereka yang memiliki daya inisiatif, kreatif, berpikir positif, inovatif, bermental disiplin, konsisten, pantang menyerah, dan selalu bergairah. Orang seperti ini sangat dibutuhkan dalam kehidupan yang memiliki jiwa wiraswasta.
Menurut INPRES No 4 tahun 1995, kewirausahaan adalah semangat perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi.
Sedangkan asas pokok kewirausahaan yaitu :
1)      Kemampuan kuat untuk berkarya dengan semangat kemandirian.
2)      Kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sistematis termasuk keberanian mengambil resiko.
3)      Kemampuan berfikir dan bertindak secara kreatif dan inovatif.
4)       Kemampuan berkarya berdasarkkan etika bisnis ynag kuat dan sehat.
Motivasi juga penting dan menentukan keberhasilan seseorang dalam berwirausha. Menurut Crow R (1983) motivasi adalah keadaan yang menentukan seseorang untuk berbuat demi mencapai suatu tujuan. Sedangkan menurut Terner dan Smith (1967) motivasi adalah konstruksi yang mengaktifkan perilaku.
Selain itu, agar dapat mengembangkan diri agar lebih berhasil seseorang harus berupaya melalui ; pendidikan, belajar mandiri, berlatih diri, membentuk mental ingin maju, percaya pada kemampuan sendiri dan rajin berussaha.
Pendidikan dalam berwirausaha dikatakan sangat penting. Pendidikan adalah satu – satunya cara agar manusia memiliki sikap dan jiwa yang perlu dipupuk sejak dini.
Dari beberapa keterangan diatas dapat kita simpulkan bahwa motivasi, pendidikan, dan lingkungan merupakan asas pokok kewirausahaan yang saling berhubungan dan apabila semua terpenuhi niscaya dapat kita lalui dan usaha kita akan berhasil.




BAB III
HASIL OBSERVASI

3.1       Jenis Usaha
Jenis usaha yang diteliti yaitu usaha es jus bernama Zupa Soup & Macaroni Bakar.

3.2       Sejarah Singkat Usaha
Zupa Soup & Macaroni Bakar adalah sebuah  usaha yang didirikan oleh ibu Atika pada tahun 2014. Usaha tersebut menggunakan sistem konsinyasi dari produsen, usaha ibu atika ini buka setiap hari Minggu mulai dari jam 06.00 AM - 12.00 PM di Jl. H. Juanda.

3.2       Visi dan Misi
Visi : Menciptakan kehidupan perekonomian yang lebih baik.
Misi:
1)      Meningkatkan taraf perekonomian keluarga
2)      Menumbuhkan jiwa kewirausahaan
3)      Menciptakan lapangan usaha sendiri/baru.

3.3       Motivasi
Yang menjadikan motivasi dalam mendirikan usaha Kuliner ini adalah:
1)      Sempitnya lapangan kerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
2)      Melihat peluang usaha Kuliner dan pangsa pasarnya yang masih cukup menjanjikan.
3)      Modal yang harus dikeluarkan relatif murah, tidak terlalu mahal

3.4       Modal
Karena usaha ini menganut sistem konsinyasi jadi ibu Atika hanya membutuhkan modal berupa barang-barang keperluan untuk jualan seperti ,: oven , piring, sendok soup , garpu, meja , kursi , saos sambal , saus tomat .
  
3.5       Strategi / Pilihan Usaha, Tempat, Peluang, dan Pelanggan

3.5.1    Strategi pemasaran
Strategi harga dilakukan berdasarkan harga pasar, harga yang ditetapkan adalah harga pasar dengan tetap menjaga kualitas usaha serta pelayanan, dengan kata lain harga lebih terjangkau bila dibandingkan dengan pesaing tetapi pelayanan dan kualitas tetap diutamakan.

3.5.2    Tempat
Tenda yang bu Atika miliki ialah tenda sewaan , dengan biaya sewa yang murah. Ditambah lagi posisinya yang cukup strategis, yang mudah dijangkau oleh pembeli.







3.5.3    Peluang
Untuk peluang usaha Zupa Soup & Macaroni Bakar  masih cukup baik sampai 5 atau 8 tahun kedepan atau bahkan selama orang masih mengkonsumsi makanan, apalagi pangsa pasar atau segmen dari usaha ini termasuk tidak ada batasnya dan untuk semua kalangan, maksudnya dari anak-anak sampai orang tua membutuhkan atau mengkonsumsi jajanan pasar, sehingga usaha ini masih bagus untuk dijalankan.

3.5.4    Pelanggan
Pelanggan Zupa Soup & Macaroni Bakar  ini sebagian berasal dari lingkungan daerah Depok dan sebagian lagi di luar dari lingkungan Depok. Mayoritas pelanggan Zupa Soup ini dari berbagai kalangan khususnya ibu-ibu. Dan sudah mempunyai pelanggan tetap.

3.6       Manajemen Usaha
3.6.1    Modal
Peralatan
Oven                                                                                        Rp  5.000.0000,00
Lemari kaca                                                                             Rp 1.500.000,00
4 Meja                                     @Rp 150.000,00                     Rp    600.000,00
4 Tempat tisu                           @Rp 8.000,00                        Rp     32.000,00
1 lusin sendok                                                                         Rp     12.500,00 
4 Saus Sambal                          @Rp 12.000                          Rp     48.000,00 +
Jumlah                                                                                   Rp  7.192.500,00

Perhitungan laba/(rugi) per hari
Pendapatan kotor                                                                    Rp 900.000,00
                 

                  Harga
 Zupa Soup              Rp 18.000,- / buah
                  Macaroni Bakar       Rp  10.000,- / buah

       3.7      Gambar        






BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
                                                                                              
            Menjadi seorang wirausahawati yang sukses seperti ibu Atika tidaklah mudah. Membangun usaha sampai beromset ratusan ribu per hari seperti beliau, pastilah dimulai dengan pengalaman dan keyakinan. Pelajaran penting yang dapat diteladani, yaitu sebagai wiraushawan sejati  jeli melihat peluang, percaya diri,tekun, berpikiran positif, dan berani mengambil risiko. Sifat wirausaha ibu Musturoh diperoleh dari sikap mau belajar dan ikhlas, artinya sifatnya bukan karena bakat dan keturunan. Ia juga sosok yang mudah bergaul dan pekerja keras. Sikap motivasi dan kreatifnya sudahdikembangkan. Ide kreatif  muncul dari keinginan merealisasikan sesuatu yang berbeda dengan keadaan sekitar. Hasil ide kreatif dapat  menambah nilai jual produk


Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar